Menikmati Sore Hari Sambil Santap Kuliner di Atas Cafe Apung Rowo Klampok

By Fery Arifian - 9/03/2019

Kalau kata anak indie, ketika sore hari tiba biasanya paling enak tuh menikmati senja sambil ngopi. Berhubung saya bukan anak indie, saya ganti aja deh. Menikmati senja sambil makan di atas danau kayaknya lebih nikmat. Kedengeran agak maruk sih, maunya semua-semua dinikmati haha.

Sempat ramai dan terdengar di telinga saya jika ada sebuah tempat di Kabupaten Malang yang asyik banget buat nongkrong. Ternyata pas saya cari tahu dan nanya ke beberapa temen, semua jawaban tertuju ke Cafe Apung Rowo Klampok yang terletak di Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung.

Cafe Apung Rowo Klampok ini memang masih terbilang baru, karena baru dibuka akhir Mei 2018 kemarin. Tapi tiba-tiba rame dengan adanya informasi cafe yang mengapung di atas danau kecil yang orang sekitar menyebutnya Rowo Klampok ini.

Hanya berjarak sekitar 15 menit perjalanan dari rumah saya, Cafe Apung Rowo Klampok tidak susah untuk ditemukan, karena sudah terlacak baik di Google Maps. Sebagai generasi yang apa-apa selalu mengandalkan Google Maps, salah satu indikasi tempat itu mudah diakses atau enggak ya saya nilai dari akses lewat Google Maps. Ya walaupun nggak semua bisa mengandalkan Google Maps sih.

Saya sengaja datang ke Cafe Apung ini saat weekdays dan menjelan sore hari, karena memang pengen banget merasakan suasana senja yang selalu dielukan anak indie. (Anak Indie tolong jangan bully saya). Untuk menuju ke Cafe Apung ini bisa lewat jalan manapun, dan kebetulan saat kunjungan saya yang kedua kali ke sini saya mencoba jalur dari Pasar Ngebruk menuju ke arah Desa Senggreng. Sebelumnya saya melewati daerah Desa Kuncoro. (lokasinya bisa kamu check di akhir artikel ini)
Perahu kecil untuk menyeberang ke Cafe Apung
Sampai di dekat lokasi Rowo Klampok, saya kemudian memarkirkan motor di tempat parkir yang banyak berjajar. Terlihat memang tidak terlalu banyak motor yang parkir hari itu karena memang weekdays. Berbeda dengan kunjungan pertama saya ke sini yang saat itu bertepatan dengan hari minggu, that's why lebih ramai dari weekdays. Kemudian saya menaiki sebuah perahu kecil untuk menyebrang ke Cafe Apung. Tenang, nyebrangnya gratis kok.

Menginjakkan kaki di atas Cafe Apung ini ternyata tidak seperti apa yang bayangkan sebelumnya yaitu bangunan kokoh dari beton. Cafe ini benar-benar mengapung, jadi jika ada langkah kaki atau angin yang lumayan kencang, sensasi seperti berada di atas perahu benar-benar terasa banget. Saat masuk ke dalam, kasir akan memberikan menu, kertas, dan bolpoin untuk menulis pesanan apa yang akan kita pesan.
Masuk ke Cafe Apung
Suasana Cafe Apung
Suasana meja lesehan
Suasana Cafe Apung saat sore hari
Saya memesan cukup banyak makanan dan minuman hari itu, karena memang saya juga  kebetulan butuh content hehehe. Dan sejak siang saya memang belum makan apapun, jadinya saya memesan Lalapan Ayam, Cumi Saus Asam Manis, Siomay Udang Goreng, Es Krim Roti Pelangi, dan Es Cincau Milo. Lebih mirip seperti orang kalap sih daripada laper, karena memang porsinya banyak banget.
Ini beberapa menu yang saya pesan
Daftar Menu Cafe Apung Rowo Klampok
Untuk harga menu di Cafe Apung ini harganya menurut saya masih terjangkau ya, kisaran dari Rp. 3.000 sampai Rp. 150.000 saja, tergantung jenis dan porsi makanannya. Menurut saya dengan harga segitu masih wajar, apalagi jika datang ke sini rame-rame bareng temen ataupun keluarga bisa lebih murah. Ditambah lagi suasananya juga beda.
Lalapan Ayam Kampung
Cumi Asam Manis
Dari beberapa makanan yang saya pesan, saya sendiri paling suka sama Lalapan Ayamnya. Karena rasa bumbunya ngena banget sampai masuk ke dalam daging. Tingkat kematangannya juga pas, dan sambalnya enak banget. Untuk menu Cumi Asam Manis saya suka cuminya, masih fresh dan segar, tapi kurang suka sama saus asam manisnya. Tapi beruntung saya tidak menghabiskannya sendirian. Satu porsi Cumi Asam Manis ini bisa untuk 3 - 4 orang lho.
Es Krim Roti Pelangi
Siomay Goreng
Kemudian, untuk cemilan siomay udang gorengnya juga lumayan enak. Dan Es Krim Roti Pelanginya juga lumayan cocok jika dijadikan makanan penutup. Untuk Es Cincau Milonya saya kurang terlalu suka karena manis banget. Saya pribadi kurang suka minuman yang terlalu manis. Kan saya udah manis hahaha. (kemudian dihujat netizen)

Kalau ke sini, bisa banget nyobain wahana di sekitar cafe seperti naik sepeda air, naik perahu sambil foto ala-ala gitu. FYI, kalau kita spend untuk makan dan minum di atas Rp. 100.000 bakal dapet satu tiket gratis mencoba wahana flying fox di dekat Cafe Apung. Di sini juga wajib banget menikmati suasana malam harinya. Dekorasi lampu kelap-kelipnya bisa jadi spot foto yang bagus.
Naik perahu sambil berkeliling danau
Bebek air
Suasana cafe saat malam hari
Menurut saya, Cafe Apung Rowo Klampok ini bisa lah jadi opsi menarik untuk berlibur bersama teman ataupun keluarga. Apalagi suasananya juga masih asri dan tenang, jauh dari kemacetan, kalaupun bosan dengan wisata mainstream di Kota Malang dan Kota Batu bisa banget mampir ke Cafe Apung Rowo Klampok ini.
Cafe Apung Rowo Klampok saat malam hari
______________________________________________________________________________________________________

Menu yang saya pesan:

Lalapan Ayam Kampung 20k
Cumi Asam Manis 40k 
Siomay Udang Goreng 11k
Es Krim Roti Pelangi 16k
Es Cincau Milo 11k
Nasi Putih 5k
______________________________________________________________________________________________________

Cafe Apung Rowo Klampok
Krajan Senggreng, Senggreng, Sumber Pucung, Malang, East Java
Instagram: @cafeapung

  • Share:

You Might Also Like

3 komentar

  1. Susasananya bikin ngiri banget, eksotis sekaligus romantis. jadi pengen ke sana.
    Btw, salam kenal ya, Kreta Amura

    BalasHapus

Comments